Prasasti Bukateja Purbalingga Berbahasa Melayu

arca emas tempat temuan di Bukateja Purbalingga koleksi Kern Institute sumber poto https://socrates.leidenuniv.nl

Bukateja adalah salah satu kecamatan di kabupaten Purbalingga Jawa Tengah. Kecamatan Bukateja berbatasan langsung dengan wilayah kabupaten Banjarnegara, di bagian selatan terpisah sungai Serayu antara kecamatan Bukateja dengan kecamatan Purworejo Klampok. Ternyata di Bukateja terdapat temuan arkeologi jaman pararaja klasik berupa prasasti logam emas yang dikenal sebagai Prasasti Bukateja.

Yang lebih menarik perhatian, Prasasti Bukateja ini menggunakan bahasa Melayu. Menjadi pertanyaan besar mengapa ada prasasti berbahasa Melayu di daerah Bukateja, Purbalingga, Jawa Tengah. Beberapa sejarawan menafsirkan bahwa keberadaan prasasti berbahasa Melayu di Bukateja menunjukkan bahwa pada suatu ketika kerajaan Sriwijaya pernah menguasai Jawa Tengah dan mendirikan pusat pemerintahan perwakilan di daerah Purbalingga.Ini tentu butuh kajian lebih lanjut. Yang pasti, berdasarkan data sejarah yang ada, pararaja tanah Jawa baik Jawa Timur maupun Jawa Tengah dan Jawa Barat, cenderung atau selalu membuat Prasasti berbahasa kerajaan bersangkutan.

Lalu apa isi dari Prasasti Bukateja, siapa yang mengeluarkan,  dan kapan prasasti ini diterbitkan?

Sugeng Priyadi Sejarawan Banyumas dalam Jurnal Penelitian Humaniora, Vol. 7, No. 2, 2006: 202-220 mengulas sekilas keberadaan Prasasti Bukateja. Prasasti Bukateja menggunakan bahasa Melayu Kuna tanpa diketahui angka tahunnya. Prasasti ini juga hanya menyisakan satu baris kalimat berbunyi:

padehanda hawang payangnan

Casparis menerjemahkan kalimat itu sebagai: these [presumably the deposit of bhasma] are the corporeal remains of hawang [title] payangnan [name].

Jadi menurut Casparis[1956:208-209], HAWANG adalah nama gelar, sedangkan PAYANGNAN adalah orang yang memiliki gelar tersebut.

HAWANG PAYANGNAN dimungkinkan adalah tokoh cikal bakal yang mungkin setara dengan Dapunta Selendra [Priyadi 2000b] seperti yang disebut dalam Prasasti Sojomerto yang juga berbahasa Melayu Kuno [Boechari 1996:243].

Bagaimanapun, keberadaan Prasasti berbahasa Melayu di Jawa Tengah sangat menarik dan memunculkan banyak penafsiran. Hanya selama ini, sebagian banyak sejaraean masih ragu ragu untuk berteori bahwa kerajaan Sriwijaya yang berbahasa Melayu pernah menguasai tanah Jawa [Jabar dan Jateng] dan pernah eksis di daerah Bukateja, Purbalingga.

Saya mendukung pendapat bahwa kerajaan Sriwijaya pernah berkuasa di Jawa Tengah, terbukti adanya temuan prasasti berbahasa Melayu Kuna di Bukateja.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

=============

SIWI SANG

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s